Compassion

Puisi indah untuk Ayah

Ditulis oleh Gede Prama

Dulu ketika Ayah masih marah-marah
Di dalam sini terasa gelisah
Karena tidak melihat ada yg indah
Di balik seorang Ayah yang marah
Sekarang ketika puteramu menjadi Ayah
Merasakan jadi Ayah ternyata tidak mudah
Di sana muncul Cahaya indah
Ayah marah karena berbagi Cahaya indah
Tanpa ayah yg marah, hidup bisa penuh musibah
Karena Ayah marahlah puteramu bisa sekolah
Kemudian menjadi pembawa Cahaya yang indah

Photo by Derek Thomson on Unsplash

Tentang Penulis

Gede Prama

Gede Prama memulai perjalanan spiritual dengan berdialog bersama Guru simbolik di sebuah desa di Bali Utara. Ini kemudian diperkaya dengan sekolah ke luar negeri, perjumpaan dengan Guru spiritual dunia seperti YM Dalai Lama, YA Thich Nhat Hanh serta Profesor Karen Armstrong, serta olah meditasi yang panjang.

Kendati pernah memimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, terbang ke beberapa negara untuk tujuan mengajar, tapi semua itu ditinggalkan karena dipanggil oleh bom Bali di tahun 2002. Sejak beberapa tahun lalu beliau bahkan tidak pernah meninggalkan Bali, sekali-sekali saja keluar dari keheningan hutan untuk mengajar di tempat-tempat suci di Bali.

Silahkan Berkomentar

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.