Compassion

Mengenang keagungan YMA Lama Padmasambhawa (3 habis)

Ditulis oleh Gede Prama

Hari ini hari rabu, dalam bahasa Bali disebut Buddha, sehingga layak mengenang keagungan seorang Maha Guru di jalan ini.

Dua minggu lalu telah dibagikan, Guru Agung ini pernah dibakar hidup-hidup tiga kali. Dan di ketiga kesempatan apinya berubah jadi kolam lotus.

Minggu lalu diceritakan, bagaimana seks bisa diolah menjadi sebuah pengalaman kebersatuan yg mengagumkan. Sangat sedikit yg bisa melakukannya.

Catatan terakhir ini bercerita, bagaiman upaya raja Tibet membangun tempat suci selalu gagal. Karena bangunannya dirobohkan sama setan.

Setelah semua Guru India sebelumnya gagal menundukkan setan ini, datanglah YMA Lama Padmasambhawa. Dan setannya tidak diajak berperang.

Tapi diangkat menjadi kekuatan penjaga. Pasti ada yg bertanya, apa ilmu di balik ini. Pertama, beliau adalah seorang Guru Tantra tingkat tinggi.

Seperti lulus program S3 dari Universitas terkemuka, sangat sedikit orang yg bisa “lulus” dari ajaran Tantra. Pengandaiannya sederhana.

Orang belajar Tantra seperti ular berbadan licin di tengah bambu yg berdiri. Lubangnya hanya dua, di bawah neraka, di atas Nirvana. Tidak ada lubang di tengah.

Jadi kemungkinan tergelincir turunnya tinggi sekali. Dan sejarah membenarkan hal ini. Tapi tidak elok menyebut nama dalam hal ini.

Faktor kedua yg membuat kehadiran YMA Lama Padmasambawa demikian fenomenal di Tibet, karena bhakti rajanya sangat mengagumkan.

Pertama yg dipersembahkan seluruh kerajaan, tentu saja ditolak karena beliau tadinya juga seorang putera raja. Maka dari itulah yg dipersembahkan adalah permaisuri raja yg sangat cantik.

Tidak kebayang ada murid dg bhakti yg demikian hebat. Perpaduan antara Cahaya Guru sejati yg demikian hebat, dg bhakti seorang raja yg juga hebat, menghasilkan Tibet yg selamat selama berabad-abad.

Beberapa lembah di Himalaya disulap menjadi Beyul oleh YMA Lama Padmashambawa. Lembah suci di mana manusia yg terlahir di sana semuanya jiwa-jiwa suci.

Ada kemungkinan, lembah-lembah itulah yg dicari banyak orang Barat dg sebutan Shambala. Yg membuat orang Tibet demikian terpukau adalah yg satu ini.

Beliau meninggalkan Tibet dg cara mengendarai Cahaya matahari ke arah Barat. Disaksikan banyak orang, Guru Agung ini menghilang di arah Barat.

Alias tidak pernah dikenal wafat. Ketika menundukkan kawasan penuh setan ketika itu, beliau disebutkan memiliki 8 wajah. Setengahnya seram. Setengahnya lembut.

Delapan wajah inilah yg belakangan menjadi cikal bakal fisika kuantum. Makanya tidak sedikit ilmuwan yg menyebutkan bahwa YMA Lama Padmasambawa adalah the founding father fisika kuantum.

Makna kekiniannya, banyak permukaan bumi sangat menyedihkan karena bhakti manusianya sangat menyedihkan. AS adalah salah satu Guru dunia.

Di sana peninggalan tetua bangsa Indian diperlakukan secara sangat menyedihkan. Dan sekarang terlihat, bagaimana bangsa ini sangat menyedihkan.

Tanah Jawa dan Bali serupa. Di Bali, tokoh besar yg mendirikan desa pekraman, pura kahyangan Tiga adalah Guru besar Mpu Kuturan.

Pura Silayukti tempat beliau rauh dan lebar (wafat) dikepung oleh hotel dalam jarak yg sangat dekat. Tidak ada kata lain, sangat menyedihkan.

Keluarga Compassion pernah mengirim utusan pada Gubernur Bali utk menyampaikan hal ini, hasilnya joko sembung naik Honda. Tidak nyambung da da.

Begitulah putaran zaman. Agar sehat selamat, selalu ingat pesan ini, jangan izinkan kegelapan di luar melahirkan kegelapan di dalam. Gunakan kegelapan di luar utk melahirkan Cahaya di dalam.

Jika rasanya berat sekali, segera temukan Guru sejati. Lindungi diri dg bhakti. Jika setan sangat menakutkan saja bisa dihindari dg bhakti mendalam, putaran waktu gelap ini juga serupa.

Semoga semua mahluk berbahagia. Semoga semua mahluk berbahagia. Semoga semua mahluk berbahagia. Semoga semua mahluk berbahagia.

Photo by Raimond Klavins on unsplash

Tentang Penulis

Gede Prama

Gede Prama memulai perjalanan spiritual dengan berdialog bersama Guru simbolik di sebuah desa di Bali Utara. Ini kemudian diperkaya dengan sekolah ke luar negeri, perjumpaan dengan Guru spiritual dunia seperti YM Dalai Lama, YA Thich Nhat Hanh serta Profesor Karen Armstrong, serta olah meditasi yang panjang.

Kendati pernah memimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, terbang ke beberapa negara untuk tujuan mengajar, tapi semua itu ditinggalkan karena dipanggil oleh bom Bali di tahun 2002. Sejak beberapa tahun lalu beliau bahkan tidak pernah meninggalkan Bali, sekali-sekali saja keluar dari keheningan hutan untuk mengajar di tempat-tempat suci di Bali.

Silahkan Berkomentar

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.