Compassion

Ajaran tua utk roh-roh tua

Ditulis oleh Gede Prama

Menyusul cerita sebelumnya tentang Guru simbolik, khususnya laba-laba yg mengerubuti tubuh Guruji di Pura Luhur Uluwatu Bali.

Sejumlah sahabat ingin tahu lebih dalam. Sebagai bahan renungan, alam ini adalah perpustakaan yg Agung. Banyak sekali yg bisa dibaca.

Seperti masuk perpustakaan super besar, buku yg menarik, tergantung kualitas seseorang di dalam. Anak-anak akan mencari buku anak-anak.

Roh-roh tua akan menemukan banyak ajaran tua di sana. Sebagaimana dicatat baik oleh orang Shaman, sebelum agama resmi muncul, yg disembah manusia adalah stone henge.

Jauh sebelum stone henge, tempat sucinya menyerupai sarang laba-laba. Foto terlampir akan sangat menolong dalam hal ini.

Penafsirannya ada banyak. Yg layak direnungkan, itu undangan utk menemukan titik pusat di dalam. Ia lebih dekat dg chakra ketiga.

Yg berlokasi 3 jari di bawah pusar. Alasan terpenting kenapa seks sangat atraktif, karena chakra seks paling dekat dg titik pusat di dalam.

Anjurannya, jalan spiritual yg melibatkan seks hanya boleh dijalani oleh roh-roh tingkat tinggi. Terutama karena itu mirip listrik tegangan tinggi.

Jika salah pegang langsung mati. Bila tepat menyentuhnya, Cahaya yg dihasilkan terang sekali. Yg lebih aman adalah chakra keempat (hati).

Ini juga dekat dg titik pusat di dalam. Sehingga bisa dimaklumi, nyaris semua pembawa Cahaya bahasanya bahasa hati (baca: kebaikan).

Cerita sedihnya, di zaman modern banyak sekolah yg terfokus pada kepintaran ala kepala. Padahal, lokasinya paling jauh dg chakra ketiga.

Cermati pemimpin (tokoh) yg terlalu pintar. Tidak sedikit yg hidupnya berujung tragis. Tidak elok memakai contoh dalam hal ini. Tidak elok.

Utk keselamatan perjalanan jiwa, lebih cepat mendekati titik pusat di dalam lebih baik. Dan jalan hati (chakra ke 4) jauh lebih aman dibandingkan seks.

Itu sebabnya, telah lama keluarga Compassion dibimbing utk mengimbangi kepintaran otak manusia modern dg kebaikan ala hati.

YMM Dalai Lama bahkan sangat eksplisit: “My true religion is kindness”. Agama beliau yg sesungguhnya bernama kebaikan.

Photo courtesy: Unsplash. Bentuk tempat suci di zaman tua dulu
Shambala meditation center: bellofpeace.org, belkedamaian.org

bali #love #peace #meditation #healing

Tentang Penulis

Gede Prama

Guruji Gede Prama memulai perjalanan spiritual dengan berdialog bersama Guru simbolik di sebuah desa di Bali Utara. Ini kemudian diperkaya dengan sekolah ke luar negeri, perjumpaan dengan Guru spiritual dunia seperti YM Dalai Lama, YA Thich Nhat Hanh serta Profesor Karen Armstrong, serta olah meditasi yang panjang.

Kendati pernah memimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, terbang ke beberapa negara untuk tujuan mengajar, tapi semua itu ditinggalkan karena dipanggil oleh bom Bali di tahun 2002. Sejak beberapa tahun lalu beliau bahkan tidak pernah meninggalkan Bali, sekali-sekali saja keluar dari keheningan hutan untuk mengajar di tempat-tempat suci di Bali.

Detil dan kontak di https://www.gedeprama.com/

Silahkan Berkomentar

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.