Compassion

Apa yang dokter medis tidak bisa berikan…

Ditulis oleh Gede Prama

Seperti yang banyak dibicarakan di seluruh dunia, tubuh manusia adalah mesin paling rumit di muka bumi ini. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan hanya dengan satu pendekatan saja. Kita memerlukan pendekatan yang beragam dan lebih holistik. Apalagi karena tubuh manusia bukan hanya tubuh fisik saja, namun juga tubuh mental dan spiritual.

Dan tiga hal terakhir berinteraksi secara misterius. Itu sebabnya masalah penyembuhan menjadi pertanyaan umat manusia sepanjang sejarah. Untuk membantu para pencari spiritual memperluas cakrawala penyembuhannya, sekarang mari kita fokus pada pendekatan penyembuhan non-medis. Pendekatan medis memang penting, namun itu saja tidak cukup.

Secara umum, pengobatan yang direkomendasikan untuk pikiran dan jiwa mencakup praktik dan filosofi yang meningkatkan kesejahteraan mental, keseimbangan emosional, dan kepuasan spiritual. Diantaranya, perhatian dan meditasi menonjol sebagai kekuatan yang luar biasa.

Perhatian penuh sebagai obat…

Mindfulness melibatkan perhatian yang disengaja pada momen saat ini tanpa menghakimi. Praktik ini membantu individu menjadi sadar akan pikiran, perasaan, dan sensasi tubuh mereka, sehingga memupuk pemahaman yang lebih dalam tentang keadaan internal mereka. Hal ini dapat mengurangi stres, kecemasan, dan depresi, sehingga meningkatkan kesehatan mental secara keseluruhan.

Meditasi, sebuah praktik yang sering dikaitkan dengan perhatian, melibatkan perhatian terfokus dan teknik relaksasi. Meditasi teratur dapat memperbaiki otak, meningkatkan area yang berhubungan dengan perhatian, pengaturan emosi, dan kesadaran diri. Penelitian telah menunjukkan bahwa meditasi dapat menurunkan kadar kortisol, hormon stres utama tubuh, dan meningkatkan serotonin, neurotransmitter yang terkait dengan kebahagiaan dan kesejahteraan.

Penyembuhan di hutan…

Menghabiskan waktu di alam adalah obat ampuh lainnya untuk pikiran dan jiwa. Alam memberikan efek menenangkan, mengurangi stres dan meningkatkan relaksasi. Konsep “forest bathing”, membenamkan diri di area hutan, atau membumi terbukti dapat meningkatkan mood, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan fungsi kognitif. Alam memupuk rasa keterhubungan dengan dunia yang lebih luas, yang dapat memperkaya dan membumi secara spiritual. Seperti yang sering dikutip secara luas: “Hubungan spiritual adalah akar dari segala penyembuhan”.

Olahraga sebagai obat…

Latihan fisik sangat penting untuk kesehatan mental dan spiritual. Olahraga melepaskan endorfin, yang bertindak sebagai pengangkat suasana hati alami. Ini juga meningkatkan kualitas tidur, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan kepercayaan diri. Latihan seperti yoga menggabungkan gerakan fisik dengan kesadaran dan teknik pernapasan, memberikan pendekatan holistik yang bermanfaat bagi tubuh dan jiwa. Dalam keluarga spiritual Compassion Bali, para murid telah lama dibimbing oleh kerajaan batin yaitu kesehatan. Rajanya adalah nutrisi, ratunya adalah olahraga, pangeran (putri) nya adalah tidur yang indah.

Kualitas hubungan…

Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial, dan hubungan yang kuat dan suportif sangat penting untuk kesejahteraan mental dan spiritual. Hubungan sosial memberikan dukungan emosional, mengurangi perasaan kesepian, dan menawarkan rasa memiliki. Terlibat dalam kegiatan komunitas, menjadi sukarelawan, atau sekadar menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih dapat meningkatkan kesehatan mental seseorang secara signifikan. Studi terpanjang tentang umur panjang yang dilakukan oleh Universitas Harvard bahkan sampai pada kesimpulan yang jelas dan ringkas: “Faktor terpenting yang menentukan umur panjang adalah kualitas hubungan kita dengan orang-orang terdekat”.

Kreativitas sebagai obat…

Aktivitas kreatif seperti seni, musik, menulis, dan menari memungkinkan individu mengekspresikan diri dan memproses emosinya. Ekspresi kreatif dapat menjadi jalan keluar terapeutik, membantu mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, dan memberikan rasa pencapaian. Hal ini juga memupuk hubungan dengan bagian terdalam dari diri sendiri, memfasilitasi pertumbuhan spiritual dan penemuan diri. Sekadar informasi, alasan terpenting mengapa spesies manusia terus bertambah baik kuantitas maupun kualitasnya, sementara spesies lain semakin berkurang atau bahkan punah, adalah karena kreativitas. Sekali lagi, kreativitas!

Spiritualitas sebagai obat…

Bagi banyak orang, praktik spiritual seperti doa, kontemplasi, dan ritual keagamaan memberikan kenyamanan, harapan, dan tujuan. Praktik-praktik ini dapat memberikan kerangka kerja untuk memahami tantangan hidup dan menemukan makna. Baik melalui agama yang terorganisir atau spiritualitas pribadi, praktik-praktik ini sering kali membawa kedamaian, ketahanan, dan rasa keterhubungan yang mendalam dengan sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri. Dalam dunia Shaman telah lama diyakini, hubungan spiritual dengan kekuatan yang lebih besar merupakan salah satu faktor penting dalam perjalanan penyembuhan.

Keajaiban dari bersyukur…

Memupuk rasa syukur dan mempertahankan pandangan positif dapat berdampak besar pada kesehatan mental dan spiritual. Mempraktikkan rasa syukur mengalihkan fokus dari apa yang kurang ke apa yang berlimpah, sehingga menumbuhkan rasa puas dan gembira. Ketika rasa syukur dipadukan secara indah dengan pemikiran positif – lebih tepatnya positif di luar dan holistik di dalam – keduanya membantu dalam membangun ketahanan, meningkatkan mekanisme penanggulangan, dan meningkatkan kebahagiaan secara keseluruhan.

Kesimpulannya, obat terbaik untuk pikiran dan jiwa adalah perpaduan holistik antara kewaspadaan, alam, latihan fisik, hubungan sosial, ekspresi kreatif, praktik spiritual, dan pemikiran positif dan holistik. Elemen-elemen ini bekerja sama untuk menumbuhkan kehidupan yang seimbang, sehat, dan memuaskan, memelihara kesejahteraan mental dan spiritual. Dan satu hal yang pasti, penyakit adalah akibat dari perang batin. Kesehatan adalah buah dari keharmonisan batin. Baik penyakit maupun kesehatan sebagian besar datangnya dari dalam.

Sumber foto: Pexels 
Pusat meditasi Shambala: bellofpeace.org, belkedamaian.org

bali #love #peace #meditation #healing #healingjourney #harmoni #gurujigedeprama

Tentang Penulis

Gede Prama

Guruji Gede Prama memulai perjalanan spiritual dengan berdialog bersama Guru simbolik di sebuah desa di Bali Utara. Ini kemudian diperkaya dengan sekolah ke luar negeri, perjumpaan dengan Guru spiritual dunia seperti YM Dalai Lama, YA Thich Nhat Hanh serta Profesor Karen Armstrong, serta olah meditasi yang panjang.

Kendati pernah memimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, terbang ke beberapa negara untuk tujuan mengajar, tapi semua itu ditinggalkan karena dipanggil oleh bom Bali di tahun 2002. Sejak beberapa tahun lalu beliau bahkan tidak pernah meninggalkan Bali, sekali-sekali saja keluar dari keheningan hutan untuk mengajar di tempat-tempat suci di Bali.

Detil dan kontak di https://www.gedeprama.com/

Silahkan Berkomentar

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.