Compassion

Cinta membuat kita sehat, bahagia dan suci…

Ditulis oleh Gede Prama

Hari ini adalah hari cinta kasih di pulau cinta kasih Bali. Inilah saat yang tepat untuk merenungkan cinta kasih secara lebih mendalam. Sebagai informasi, di Bali orang tidak hanya mengungkapkan cinta kasih kepada alam manusia di tengah dan alam di atas seperti dewa dan dewi. Namun juga mengungkapkan cinta kasihnya kepada alam bawah seperti alam setan. Selama ribuan tahun orang Bali memberikan makanan (segehan) kepada setan. Membangun rumah bagi roh penunggu setempat yang disebut penunggun karang. Itulah mengapa pulau ini unik dan autentik.

Pada masa lampau, pentingnya cinta kasih hanya tertulis di dalam kitab suci. Di zaman kita, cinta kasih telah banyak diteliti dengan melibatkan mesin medis canggih seperti MRI. Bagaimana cinta kasih benar-benar menyembuhkan dan membuat orang lebih bahagia. Alasan terpenting mengapa Bunda Teresa tidak terinfeksi kusta – meskipun dia berinteraksi dengan orang-orang kusta setiap hari – adalah karena cinta kasihnya yang mendalam. Itu adalah kisah tentang bagaimana cinta kasih memperkuat sistem kekebalan tubuh.  Mantan presiden AS Barrack Obama kehilangan ayahnya di usia 2 tahun, tetapi sangat dicintai oleh ibu dan istrinya. Sekali lagi, ini adalah kisah tentang bagaimana cinta kasih dapat mengangkat perjalanan jiwa.

Di awal tahun 2000, kekuatan yang paling mengancam di bumi adalah bom teroris. Dan hanya di Bali bom teroris itu tidak diikuti oleh kemarahan dan kebencian. Sebaliknya, para tetua Bali memberikan ritual yang mendalam sebagai ungkapan cinta kasih kepada ibu pertiwi. Bukan kebetulan saat itu, buku dan film terkenal “Eat, pray, love” menyebarkan berita yang sangat menyentuh ke seluruh dunia: “Makanan enak ditemukan di Italia, doa yang indah terdengar di India. Tetapi cinta kasih yang menyentuh hanya dapat ditemukan di Bali”. Sekali lagi, ini adalah kisah tentang cinta kasih dan cahaya. Untuk membantu teman-teman di jalan spiritual memahami cinta kasih lebih mendalam, sekarang mari kita renungkan bersama, bagaimana cinta membuat Anda sehat, bahagia & damai.

Cinta kasih memiliki efek mendalam pada kebahagiaan…

Cinta kasih telah lama dianggap sebagai landasan kebahagiaan manusia.  Pengalaman cinta kasih, baik yang romantis, kekeluargaan, atau platonis, memiliki efek mendalam pada kesejahteraan dan kebahagiaan kita. Ini bukan sekadar gagasan puitis, tetapi didukung oleh bukti ilmiah.

Pada intinya, cinta melibatkan hubungan yang mendalam dengan orang lain, memenuhi kebutuhan dasar manusia dalam hal rasa memiliki dan berinteraksi sosial. Rasa hubungan ini dapat meningkatkan suasana hati kita secara signifikan dan mengurangi perasaan kesepian dan keterasingan. Ketika kita mencintai dan merasa dicintai, otak kita melepaskan hormon – hormon menyehatkan seperti oksitosin dan dopamin, yang meningkatkan suasana hati kita dan menciptakan rasa senang dan kepuasan batin.

Cinta memberikan rasa stabilitas…

Cinta romantis, khususnya, dapat menjadi sumber kebahagiaan yang kuat. Berada dalam hubungan yang penuh kasih dapat memberikan dukungan emosional, persahabatan, dan rasa aman. Pasangan yang memiliki hubungan yang sehat sering kali berbagi tujuan, impian, dan pengalaman bersama, yang dapat meningkatkan kepuasan hidup. Dukungan emosional yang diberikan oleh pasangan dapat membantu individu mengatasi tantangan hidup secara lebih efektif, dapat mengurangi stres, dan meningkatkan rasa bahagia.

Demikian pula, cinta kasih dalam keluarga dapat menawarkan dukungan kasih sayang yang sering kali tak tertandingi.  Cinta keluarga memberikan rasa stabilitas dan penerimaan tanpa syarat. Mengetahui bahwa ada orang yang akan selalu ada, apa pun yang terjadi, dapat memberikan kenyamanan dan kebahagiaan yang luar biasa.

Praktek yang dapat dilakukan..

1. Karena akar semua cinta kasih adalah self-love, belajar mencintai diri apa adanya. Ingat, masa lalu kelabu ada di sini tidak utk menghukum, tapi utk mengajarkan banyak sekali hal.

2. Pikiran bisa menjadi sumber musibah atau sumber berkah. Utk itu, latih pikiran utk melihat dari sisi-sisi berkah. Tidak ada kegagalan hanya pelajaran. Tidak ada cacian hanya ajakan utk merunduk rendah hati.

3. Saat disakiti, lihat penderitaan di balik orang menyakiti. Sehingga rasa sakit tidak mencuri cinta kasih, bahkan menyembuhkan cinta kasih.

4. Karena semua energi, bertumbuhlah di lingkungan yg energinya mendukung cinta kasih. Di tempat yg energinya mendukung, hadir rasa aman, nyaman bahkan damai. Sehingga benih cinta kasih bertumbuh sehat.

5. Memahami dengan melakukan jauh lebih dalam daripada memahami dengan mengintelektualisasikan. Dari perspektif ini, belajar mengerti cinta kasih dg cara melaksanakan. Sekali lagi, melaksanakan! Dari memberi makan binatang liar, merawat tanaman, menyayangi keluarga. Kedalaman pengertiannya jauh lebih dalam

Foto milik: Akun Fb The perfect pictures
Pusat meditasi Shambala: bellofpeace.org, belkedamaian.org
#bali #love #peace #meditation #healing #healingjourney #harmoni #gurujigedeprama

Tentang Penulis

Gede Prama

Guruji Gede Prama memulai perjalanan spiritual dengan berdialog bersama Guru simbolik di sebuah desa di Bali Utara. Ini kemudian diperkaya dengan sekolah ke luar negeri, perjumpaan dengan Guru spiritual dunia seperti YM Dalai Lama, YA Thich Nhat Hanh serta Profesor Karen Armstrong, serta olah meditasi yang panjang.

Kendati pernah memimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, terbang ke beberapa negara untuk tujuan mengajar, tapi semua itu ditinggalkan karena dipanggil oleh bom Bali di tahun 2002. Sejak beberapa tahun lalu beliau bahkan tidak pernah meninggalkan Bali, sekali-sekali saja keluar dari keheningan hutan untuk mengajar di tempat-tempat suci di Bali.

Detil dan kontak di https://www.gedeprama.com/

Silahkan Berkomentar

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.