Compassion

Kesendirian yang Memperindah..

Ditulis oleh Gede Prama

Merasa kesepian di tengah keramaian, itulah yang dirasakan banyak orang. Menjadi orang asing dalam tubuh sendiri, itulah yang dialami banyak orang. Seperti yang dilaporkan oleh statistik di banyak negara, kesendirian telah merenggut banyak nyawa manusia. Di saat yang sama juga menimbulkan banyak konflik baik di luar maupun di dalam. Oleh karena itu, tanpa menemukan keindahan dalam kesendirian, siklus waktu ini bisa sangat menantang. Kabar baiknya, ada banyak jalan untuk menemukan keindahan dalam kesendirian. Pertama-tama, belajarlah untuk mendefinisikan ulang pengalaman hidup Anda. Sementara jiwa-jiwa yang menderita didefinisikan oleh pengalaman – pengalaman buruk yang menghasilkan kehidupan yang buruk, jiwa-jiwa yang bercahaya terus belajar untuk menjadi tukang kebun yang terampil dari kehidupan. Masa lalu yang gelap itu seperti sampah organik, dapat diubah menjadi bunga-bunga kehidupan yang indah seperti kebahagiaan dan kedamaian.

Kedua, belajarlah untuk menjadi cerdas dalam mengajukan pertanyaan. Di saat sedang gagal misalnya, pertanyaannya bukanlah apa kesalahan saya? Pertanyaannya adalah pelajaran apa yang dapat saya pelajari. Ketiga, karena sahabat di luar hanyalah cerminan dari sahabat sejati di dalam, kembangkanlah terlebih dahulu sahabat di dalam.  Memaafkan dan belajar dari masa lalu, menerima diri sendiri apa adanya, menemukan kebahagiaan dalam mengikuti panggilan unik Anda adalah beberapa langkahnya. Yang terpenting, pelajari simfoni kehidupan. Seperti yang kita semua tahu, di segala usia, kehidupan baik di luar maupun di dalam selalu berwarna-warni. Berwarna-warni seperti pelangi. Dan Anda akan menemukan rumah yang indah dalam kesendirian, saat Anda bisa menjadi pemandu dari simfoni musik kehidupan Anda. Perbedaan tidak ada di sini untuk mencuri kebahagiaan dan kedamaian, tetapi hadir untuk menyiraminya. Untuk menginspirasi sesama pencari spiritual untuk menemukan makna yang lebih dalam dari kesendirian, sekarang mari kita gunakan nutrisi berikut untuk memperkaya perjalanan Anda.

Tempat perlindungan untuk pertumbuhan pribadi & kedamaian…

Kesendirian sering kali membangkitkan gambaran tentang rasa kesepian atau keterasingan, namun kesendirian memiliki keindahan yang unik dan mendalam. Di dunia yang ramai dengan suara-suara dan kebisingan yang konstan, waktu yang dihabiskan sendirian dapat menjadi tempat perlindungan untuk pertumbuhan pribadi, penemuan diri, dan menumbuhkan kedamaian di dalam.

Keindahan kesendirian terletak pada kesempatan untuk introspeksi ke dalam diri. Kesendirian menyediakan ruang yang tenang untuk merenungkan pikiran, emosi, dan pengalaman seseorang tanpa pengaruh gangguan eksternal.  Refleksi diri ini dapat menghasilkan kesadaran diri yang lebih besar, membantu individu memahami keinginan, kekuatan, dan kelemahan mereka yang sebenarnya. Ini adalah waktu untuk menumbuhkan hubungan yang lebih dalam dengan diri sendiri, yang sangat penting untuk pengembangan pribadi.

Menyegarkan tubuh, pikiran, & jiwa…

Kreativitas juga dapat lebih berkembang dalam kesendirian. Banyak seniman, penulis, dan pemikir hebat yang selalu mencari waktu hening untuk memelihara kreativitas mereka dan menghasilkan karya terbaik mereka. Tidak adanya gangguan memungkinkan pikiran untuk mengembara dengan bebas, mengeksplorasi ide-ide baru, dan terlibat dalam perenungan tanpa gangguan. Kesendirian yang kreatif ini dapat menghasilkan wawasan yang mendalam dan solusi yang inovatif.

Lebih jauh lagi, menyendiri dapat menyegarkan tubuh, pikiran, & jiwa. Dalam kehidupan kita yang serba cepat, kesendirian bertindak sebagai jeda yang diperlukan dari tuntutan interaksi sosial dan tanggung jawab. Kesendirian menawarkan kesempatan untuk mengisi ulang tenaga, mengurangi stres, dan menemukan keseimbangan dalam hidup. Aktivitas seperti membaca, bermeditasi, atau berjalan di alam menjadi lebih bermakna dan memulihkan ketika dialami sendirian.

Ibu dari kemandirian & kepercayaan diri…

Kesendirian juga menumbuhkan kemandirian dan kepercayaan diri. Kesendirian mendorong individu untuk mengandalkan sumber daya mereka sendiri, membuat keputusan tanpa validasi dari luar dan mengembangkan kepercayaan diri terhadap kemampuan mereka.

Jangan pernah lupa, di zaman ini satu-satunya orang yang dapat merawat diri Anda dengan baik 24 jam sehari tanpa liburan adalah diri Anda sendiri. Dan cara terbaik untuk melakukannya, berhentilah menjadi musuh bagi diri Anda sendiri dengan menghakimi, membandingkan, dan mengkritik diri sendiri. Belajarlah untuk menjadi sahabat terbaik bagi diri Anda. Setiap kali Anda pergi ke cermin, bisikkan mantra ini kepada orang yang ada di cermin: “Saya mencintaimu apa adanya”. Pada saat yang sama, bimbing diri Anda dengan pesan-pesan berikut. Kebahagiaan itu sederhana ketika pikiran juga sederhana. Kehidupan yang indah adalah bangun di pagi hari disertai hati yang penuh dengan rasa syukur. Kesuksesan adalah tidur setiap malam disertai dengan pikiran yang damai.

Foto milik: Akun Fb Voire Nature
Pusat meditasi Shambala: bellofpeace.org, belkedamaian.org
#bali #cinta #perdamaian #meditasi #penyembuhan #perjalananpenyembuhan #harmoni #gurujigedeprama

Tentang Penulis

Gede Prama

Guruji Gede Prama memulai perjalanan spiritual dengan berdialog bersama Guru simbolik di sebuah desa di Bali Utara. Ini kemudian diperkaya dengan sekolah ke luar negeri, perjumpaan dengan Guru spiritual dunia seperti YM Dalai Lama, YA Thich Nhat Hanh serta Profesor Karen Armstrong, serta olah meditasi yang panjang.

Kendati pernah memimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, terbang ke beberapa negara untuk tujuan mengajar, tapi semua itu ditinggalkan karena dipanggil oleh bom Bali di tahun 2002. Sejak beberapa tahun lalu beliau bahkan tidak pernah meninggalkan Bali, sekali-sekali saja keluar dari keheningan hutan untuk mengajar di tempat-tempat suci di Bali.

Detil dan kontak di https://www.gedeprama.com/

Silahkan Berkomentar

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.