Kedamaian

Ada Tuhan di mata Anda…

Ditulis oleh Gede Prama

“Become a door through which God can be visible in this world”, begitu saran sangat indah Mooji.

Jadilah pintu yg bisa membuat Tuhan jadi terlihat terang dan indah di bumi. Betapa indahnya dunia, jika banyak orang yg bisa melaksanakan ini.

Dan jalan menuju ke sana tidak selalu susah. Ia bisa mudah. Tentu jika seseorang di dalamnya mengembangkan hati yg indah.

Menyegarkan ingatan para sahabat, hati vibrasinya ribuan kali lebih besar dari otak. Hati bahasanya bukan kebenaran, tapi kebaikan.

Ajakannya kemudian, mari belajar melakukan “tindakan-tindakan kecil yg tidak dikenal”. Dari mematikan saklar lampu yg lupa dimatikan.

Meminggirkan batu berbahaya di tengah jalan. Menyebrangkan orang tua. Mendengarkan orang tua yg kesepian. Dan masih banyak lagi yg lain.

Sambil ingat, di alam ini ada hukum yg tidak bisa ditawar: “Ia yg memberi pasti menerima”. Sehingga tidak perlu ragu dg pemberian.

Jika saat sendiri, temukan hal yg layak disyukuri, bisikkan doa indah terimakasih, kemudian ingat mendoakan semua mahluk agar bahagia.

Bahasa puitisnya, tulislah sebanyak mungkin cerita indah di kertas jiwa orang lain. Tidak melalui ceramah, tapi melalui sikap yg indah.

Jika mendalam praktiknya, suatu hari melalui mata Anda, melalui keteladanan Anda, orang akan melihat pintu yg membuat orang menyimpulkan: “Ternyata Tuhan itu ada”.

Photo courtesy: Pexels
Shambala meditation center: bellofpeace.org, belkedamaian.org

bali #love #peace #meditation #healing

Tentang Penulis

Gede Prama

Guruji Gede Prama memulai perjalanan spiritual dengan berdialog bersama Guru simbolik di sebuah desa di Bali Utara. Ini kemudian diperkaya dengan sekolah ke luar negeri, perjumpaan dengan Guru spiritual dunia seperti YM Dalai Lama, YA Thich Nhat Hanh serta Profesor Karen Armstrong, serta olah meditasi yang panjang.

Kendati pernah memimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, terbang ke beberapa negara untuk tujuan mengajar, tapi semua itu ditinggalkan karena dipanggil oleh bom Bali di tahun 2002. Sejak beberapa tahun lalu beliau bahkan tidak pernah meninggalkan Bali, sekali-sekali saja keluar dari keheningan hutan untuk mengajar di tempat-tempat suci di Bali.

Detil dan kontak di https://www.gedeprama.com/

Silahkan Berkomentar

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.