Kedamaian

Warta keluarga spiritual Compassion:Bulan sangat indah semalam…

Ditulis oleh Gede Prama

“Keep the secrets even to yourself”, begitu alam rahasia pernah berbisik. Bahkan ke diri sendiri pun, Sang Rahasia sebaiknya dirahasiakan.

Tapi semalam ada yg unik, tatkala alam rahasia membuka dirinya, ada murid dekat yg berhasil memotret bulan Purnama dibingkai pelangi indah.

Sebagaimana foto terlampir. Ia mengingatkan pada mantra pemuja Shiva: “I am both darkness & light”. Saya adalah kegelapan sekaligus Cahaya.

Undangannya kemudian, hati-hati bertumbuh dekat dg Guru sejati. Pikiran Guru sejati serupa cermin jernih. Jika membawa kegelapan, seseorang menemukan kegelapan di sana.

Jika membawa niat mulya utk mencari Cahaya terang, Anda berjumpa Cahaya terang di sana. Menyegarkan ingatan para sahabat.

Guru Tantra serupa listrik tegangan tinggi. Hanya ia yg mengerti listrik tegangan tinggi yg tumbuh sehat selamat di sana.

Jika tidak mengerti tatakrama berjumpa Guru Tantra, disarankan menjauh. Nanti akan bernasib seperti anak polos yg bermain di listrik tegangan tinggi.

Hanya melakukan kesalahan kecil saja bisa langsung kesetrum dan mati. Cerita ini dibuka karena perlambang alam berupa bulan Purnama dibungkus pelangi, itu simbol Cahaya sekaligus bahaya.

Bagi ia yg di dalamnya penuh kegelapan (baca: penuh ambisi, suka melukai), bulan Purnama semalam adalah pertanda bahaya.

Bagi Anda yg datang ke Guru sejati dg niat mulya utk mendapatkan Cahaya, bulan Purnama semalam membawa pesan-pesan menuju Cahaya.

Foto diambil semalam oleh kel. Compassion Suryaning Putu
Shambala meditation center: bellofpeace.org, belkedamaian.org

bali #love #peace #meditation #healing #healingjourney

Tentang Penulis

Gede Prama

Guruji Gede Prama memulai perjalanan spiritual dengan berdialog bersama Guru simbolik di sebuah desa di Bali Utara. Ini kemudian diperkaya dengan sekolah ke luar negeri, perjumpaan dengan Guru spiritual dunia seperti YM Dalai Lama, YA Thich Nhat Hanh serta Profesor Karen Armstrong, serta olah meditasi yang panjang.

Kendati pernah memimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, terbang ke beberapa negara untuk tujuan mengajar, tapi semua itu ditinggalkan karena dipanggil oleh bom Bali di tahun 2002. Sejak beberapa tahun lalu beliau bahkan tidak pernah meninggalkan Bali, sekali-sekali saja keluar dari keheningan hutan untuk mengajar di tempat-tempat suci di Bali.

Detil dan kontak di https://www.gedeprama.com/

Silahkan Berkomentar

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.