Kedamaian

Berjumpa dengan bagian terbaik dari diri Anda…

Ditulis oleh Gede Prama

Beberapa sahabat dekat di keluarga Compassion Bali berkumpul tadi malam di Ashram dan berbagi sebuah cerita sedih. Bahkan di salah satu desa suci di Bali, baru-baru ini ada kejadian sejumlah orang yang telah bunuh diri . Jika kisah sedih itu terjadi di pulau yang paling bahagia di dunia, apa yang terjadi di belahan dunia lainnya? Tersentuh oleh kisah seperti ini, marilah kita renungkan bersama. Terus terang, orang-orang yang bunuh diri itu adalah mereka yang sering kali bertemu dengan sisi-sisi yang buruk dari diri mereka. Sebaliknya, jiwa tercerahkan adalah ia yang terus menemukan sisi-sisi terindah dari diri mereka. Perbedaannya adalah sederhana, seberapa cerdas seseorang dalam melatih pikiran.

Indahnya meditasi…

Seperti yang dialami banyak orang senior, jika tidak dilatih meditasi maka pikiran penuh dengan teror dan horor. Jika Anda bermeditasi secara mendalam, pikiran akan terbebas dari teror dan horor, sekaligus merubah dirinya menjadi sumur kedamaian. Untuk lebih praktisnya, di dalam kehidupan pikiran yang tidak terlatih, energi kesadarannya lebih lemah daripada energi kemarahan dan dendam.  Namun, saat pikiran berkembang menuju pencerahan, energi kesadaran akan lebih besar daripada energi apa pun yang muncul di dalam. Alhasil, apa pun yang terjadi di luar, Anda dapat tersenyum pada kejadian paling buruk sekalipun. Karena itu, jika Anda ingin bertemu dengan bagian terindah dari diri Anda, tak ada tawar-menawar, mulailah belajar bermeditasi. Itulah pintu pertama dalam perjalanan panjang untuk bertemu dengan bagian terindah dari diri Anda.

Tangga menuju surga di dalam…

Di awal, bertemu dengan bagian terindah dari diri Anda adalah berarti sebuah perjalanan mendalam untuk memaafkan diri, menerima diri sendiri apa adanya, mencintai diri sendiri, serta menemukan kembali diri sejati, yang melibatkan introspeksi, pertumbuhan, meditasi, dan merangkul diri yang otentik. Perjalanan ini dapat mengubah cara pandang Anda terhadap diri sendiri dan memandang dunia, yang mengarah pada kepuasan dan kebahagiaan yang lebih mendalam.

Kontemplasi Diri. Langkah pertama dalam bertemu dengan bagian terindah dari diri Anda adalah belajar kontemplasi diri. Luangkan waktu untuk menulis buku harian, meditasi, dan praktik penuh kesadaran dapat membantu mengungkap aspek-aspek ini. Dengan memahami apa yang benar-benar penting bagi hidup Anda, Anda dapat menyelaraskan setiap tindakan dan tujuan Anda dengan nilai-nilai kehidupan Anda.

Mengenali kekuatan Anda. Identifikasi dan tuliskan semua kekuatan dan pencapaian-pencapaian yang sudah Anda capai sampai saat ini. Yang dilakukan oleh jiwa-jiwa gelisah, mereka terlalu fokus pada kelemahan dan kegagalan yang terjadi dalam hidup dan akhirnya tidak menyadari sifat-sifat positif yang ada di dalam diri mereka. Undangan spiritualnya, rayakanlah setiap keberhasilan-keberhasilan Anda, besar atau kecil, setidaknya dengan banyak berterimakasih dan bersyukur. Ia ikut membantu menemukan bagian diri Anda yang terbaik.

Dekaplah kerapuhan di dalam. Kemampuan merangkul kerapuhan diri sendiri sangatlah penting. Ini melibatkan penerimaan terhadap setiap ketidaksempurnaan diri Anda. Dengan menghadapi dan mendekap kerapuhan Anda, Anda sebenarnya sedang menumbuhkan kekuatan dan pertahanan di dalam diri. Dalam bahasa Prof. Brene Brown dari Universitas Texas, menjadi rapuh adalah sebuah berkah. Hati yang rapuh (lembut) membuat kita menjauh dari kekerasan, dan lebih dekat dengan kedamaian. Itu juga langkah penting dalam menemukan bagian diri Anda yang terbaik.

Teruslah belajar. Berkomitmenlah untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri. Ini dapat dilakukan dengan cara mempelajari keterampilan-ketrampilan baru, menekuni hobi yang disukai, atau dengan cara bertanya pendapat dari orang lain. Pengembangan diri adalah proses berkelanjutan yang membantu Anda berkembang untuk bertemu dengan dimensi baru dari diri Anda. Henry Ford pernah berkata, umur manusia tidak jauh berbeda dengan umur belajarnya.

Menyayangi diri sendiri. Berlatihlah untuk menyayangi diri sendiri seperti Anda menyayangi orang yang sangat Anda cintai. Maafkan diri sendiri atas segala kesalahan masa lalu dan sadari bahwa dalam hidup sering kali kita melakukan kesalahan-kesalahan agar bertumbuh. Tumbuhkan kasih sayang pada diri sendiri dengan melihat diri dari sisi-sisi yang lebih positif.

Lilin kesadaran. Belatihlah tentang kesadaran penuh untuk tetap hadir dan terhubung dengan diri Anda di saat ini. Kesadaran membantu Anda menyadari setiap gerakan pikiran, perasaan, dan perilaku Anda, yang memungkinkan Anda untuk selalu sadar penuh terhadap segala jenis tantangan hidup.

Tumbuh di lingkungan yang saling mendukung. Membangun hubungan yang bermakna juga dapat membantu dalam menemukan bagian terbaik dari diri Anda. Memiliki hubungan yang saling mendukung dan positif dapat mencerminkan kekuatan diri Anda. Dan memberikan Anda ruang dalam mengekspresikan diri Anda yang autentik. Penelitian terpanjang tentang umur panjang yang dilakukan oleh Universitas Harvard secara eksplisit menyimpulkan bahwa faktor terpenting untuk dapat memiliki umur panjang adalah kualitas hubungan kita dengan orang-orang terdekat.

Puncak perjalanan. Yang Guruji maksud dengan bagian terbaik dari diri Anda adalah sederhana, bertemulah dengan diri Anda yang holistik! Di mana ada puncak gunung, di situ ada jurang. Di mana ada siang, di situ ada malam.  Dengan cara yang sama, di mana ada kebahagiaan, kegembiraan dan kesenangan, di situ ada kesedihan dan rasa sakit. Sementara jiwa-jiwa yang menderita atau mereka yang bunuh diri adalah ia yang serakah untuk memilih senang daripada sedih, jiwa-jiwa yang tercerahkan adalah ia yang dapat tersenyum pada tiap kesedihan maupun kebahagiaan. Mirip dengan ibu pertiwi yang selalu tersenyum pada siang maupun malam. Ingatlah, ibu pertiwi hidup lebih lama karena ia sepenuhnya bebas dari dualitas seperti sedih-senang, kotor-suci. Tersenyumlah jiwa-jiwa yang indah, Anda sudah sempurna apa adanya. Begitu berjumpa dengan diri yang holistik,  kreativitas, produktivitas, atau bahkan sukses yang mempericantik jiwa pun akan mengalir secara alami. Tanpa perlu memaksa, tanpa upaya sama sekali. Ia sealami air yang basah, sealami bunga yang indah.

Foto milik: Pexels
Pusat meditasi Shambala: bellofpeace.org, belkedamaian.org
#bali #cinta #perdamaian #meditasi #penyembuhan #perjalananpenyembuhan #harmoni #gurujigedeprama

Tentang Penulis

Gede Prama

Guruji Gede Prama memulai perjalanan spiritual dengan berdialog bersama Guru simbolik di sebuah desa di Bali Utara. Ini kemudian diperkaya dengan sekolah ke luar negeri, perjumpaan dengan Guru spiritual dunia seperti YM Dalai Lama, YA Thich Nhat Hanh serta Profesor Karen Armstrong, serta olah meditasi yang panjang.

Kendati pernah memimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, terbang ke beberapa negara untuk tujuan mengajar, tapi semua itu ditinggalkan karena dipanggil oleh bom Bali di tahun 2002. Sejak beberapa tahun lalu beliau bahkan tidak pernah meninggalkan Bali, sekali-sekali saja keluar dari keheningan hutan untuk mengajar di tempat-tempat suci di Bali.

Detil dan kontak di https://www.gedeprama.com/

Silahkan Berkomentar

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.