Kesembuhan

Krisis tidak memperlemah, tapi memperindah:

Ditulis oleh Gede Prama

Tulisan “Bali My Love” ternyata tersebar luas sekali. Ada sahabat Muslim yang merunduk penuh hormat. Ada sahabat Gereja yang berterimakasih secara sangat mendalam. Tidak sedikit sahabat orang Bali yang terharu. Pelajarannya, krisis bisa membuat manusia roboh, bisa juga membuat perjalanan jiwa jadi tambah kokoh.

Tergantung bagaimana seseorang mengolah krisis. Yang sering dibagikan ke para sahabat, layang-layang justru terbang setelah berjumpa angin menerjang. Gempa memang membuat banyak manusia jadi takut, berita tentang bom teroris memang membuat marah sebagian orang, namun mari renungkan lagi dan lagi pesan ini: “Tanpa cahaya matahari panas, bunga tidak mekar. Tanpa cobaan, jiwa manusia tidak akan mekar”.

Dengan bekal spiritual seperti ini, krisis tidak jadi memperlemah. Sebaliknya, ia malah memperindah. Ini bisa terjadi tentu saja kalau kita tidak saling menyalahkan. Pertanyaannya bukan siapa yang salah, tapi bagaimana kehadiran kita agar memperindah. Anda yang suka berdoa, berdoalah agar bumi jadi indah. Kawan yang suka menulis, tulislah hal-hal yang memperindah. Sahabat yang mencintai keluarga, mari bikin keluarga sebagai taman jiwa yang indah. Sambil ingat, ditemani hati yang indah, di setiap putaran waktu ada yang indah.

Penulis: Guruji Gede Prama
Foto: Keluarga spiritual Compassion

Tentang Penulis

Gede Prama

Gede Prama memulai perjalanan spiritual dengan berdialog bersama Guru simbolik di sebuah desa di Bali Utara. Ini kemudian diperkaya dengan sekolah ke luar negeri, perjumpaan dengan Guru spiritual dunia seperti YM Dalai Lama, YA Thich Nhat Hanh serta Profesor Karen Armstrong, serta olah meditasi yang panjang.

Kendati pernah memimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, terbang ke beberapa negara untuk tujuan mengajar, tapi semua itu ditinggalkan karena dipanggil oleh bom Bali di tahun 2002. Sejak beberapa tahun lalu beliau bahkan tidak pernah meninggalkan Bali, sekali-sekali saja keluar dari keheningan hutan untuk mengajar di tempat-tempat suci di Bali.

Silahkan Berkomentar

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.