Kesembuhan

Bersahabat dekat dengan kejernihan

Ditulis oleh Gede Prama

“Pandemic or panic?”, begitu judul sejumlah berita dunia. Di negeri kita sudah banyak sahabat jernih yang memohon untuk menyerahkan informasi soal virus corona pada pihak yang berwenang saja. Serta tidak menambahkan kepanikan baru di daftar panjang kepanikan yang telah panjang.

Untuk membantu para sahabat dekat agar tenang dan nyaman kembali, berikut ringkasan e-mail yang datang pagi ini dari sahabat dekat Guruji bernama Dr. Bruce Lipton. Beliau adalah doktor (S3) yang membidangi biologi sel dari AS. Serta telah mempublikasikan buku sangat berpengaruh berjudul The Biology of Belief serta The Honey Moon Effect. Pesan-pesannya di Yotube ditonton banyak orang.

  1. Studi-studi mendalam tentang penyakit kronis bercerita, penyebab utamanya bukan keturunan. Lebih dari 90 % disebabkan oleh gaya hidup. Khususnya gaya hidup yang penuh stres dan ketakutan
  2. Jadi penyakit kronis bukan sebab, ia adalah akibat dari gaya hidup yang tidak sehat yang ditandai oleh banyak stres dan banyak ketakutan
  3. Dengan kata lain, yang lebih menakutkan bukan virus corona, tapi gaya hidup masyarakat yang penuh dengan stres dan ketakutan
  4. Terutama karena disebabkan oleh ketakutan kehilangan pendapatan, ketakutan tidak bisa membayar kebutuhan ini itu, serta ujungnya ketakutan akan kematian
    5 . Untuk membuat keadaan lebih tenang, mengacu pada data yang dipublikan pemerintah China yang berhasil mengatasi keadaan, mayoritas yang wafat karena virus corona adalah ia yang berusia di atas 60 tahun serta terkena penyakit-penyakit umur tua yang membuat kekebalan tubuh mereka melemah
  5. Sehingga para sahabat yang berada di luar statistik ini sebaiknya tenang. Sedangkan yang berumur 60 ke atas sebaiknya menjaga kekebalan tubuh sebaik-baiknya. Salah satunya dengan meminum vitamin C yang cukup, berjemur di matahari pagi, serta mengurangi stres dan ketakutan berlebihan
  6. Di bidang kajian psychoneuroimmunology (bidang kajian yang memadukan 3 aspek yakni kejiwaan, kekebalan tubuh dan otak manusia) menyimpulkan, keyakinan akan diri dan kehidupan bisa membuat efek placebo (baca: di setiap kesembuhan selalu ada unsur keyakinan pasien) bekerja sangat baik. Sedangkan ketakutan dan stres membuat efek nocebo bekerja. Nocebo adalah kebalikan dari placebo.

Setelah membaca pelan-pelan e-mail Dr. Bruce Lipton, terasa sekali beda antara orang yang jernih dengan orang yang jauh dari jernih. Sarannya untuk para sahabat dekat khususnys, jauhkan diri dari segala bentuk kepanikan dan ketakutan. Bangkitkan keyakinan di dalam. Jika sumber keyakinan Anda adalah Tuhan, dekatkan lagi diri Anda dengan Tuhan. Bila sumber keyakinan Anda adalah Cahaya di dalam, bikin Cahaya di dalam tambah terang lagi. Salah satunya dengan bermeditasi. Seumpama sumber keyakinan para sahabat adalah bhakti pada Guru sejati, perkuat lagi bhaktinya. Terutama dengan melaksanakan serta menyebarkan apa-apa yang diajarkan.

Selamat menikmat waktu libur bersama keluarga. Titip untuk selalu ingat pesan ini: “Anda tidak sedang dikarantina. Anda sedang didekatkan pada taman jiwa terindah di zaman ini bernama keluarga”.

Penulis: Guruji Gede Prama
Photo courtesy: Unsplash

Tentang Penulis

Gede Prama

Gede Prama memulai perjalanan spiritual dengan berdialog bersama Guru simbolik di sebuah desa di Bali Utara. Ini kemudian diperkaya dengan sekolah ke luar negeri, perjumpaan dengan Guru spiritual dunia seperti YM Dalai Lama, YA Thich Nhat Hanh serta Profesor Karen Armstrong, serta olah meditasi yang panjang.

Kendati pernah memimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, terbang ke beberapa negara untuk tujuan mengajar, tapi semua itu ditinggalkan karena dipanggil oleh bom Bali di tahun 2002. Sejak beberapa tahun lalu beliau bahkan tidak pernah meninggalkan Bali, sekali-sekali saja keluar dari keheningan hutan untuk mengajar di tempat-tempat suci di Bali.

Silahkan Berkomentar

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.