Kesembuhan

Membimbing masyarakat agar bangkit kembali

Ditulis oleh Gede Prama

Dawson Church Ph.D, seorang pakar psikologi energi, dalam buku indahnya berjudul Mind To Matter bercerita terang benderang: “Pikiran manusia bisa mengubah hal-hal sangat kecil seperti atom dan molekul, bisa juga mengubah hal besar seperti masyarakat”. Tentu saja bukan sembarang pikiran, tapi pikiran yang memadukan keyakinan kuat dengan niat yang juga kuat.

Ajakannya untuk para sahabat, sejumlah berita memang masih pesimis, sebagian orang masih menjual ketakutan dan kepanikan, tapi mari memadukan keyakinan yang kuat dengan niat yang juga kuat. Di dunia spiritual ada pengandaian tua seperti ini. Jika menunggu sampai cuaca terang baru bernyanyi, nyanyian Anda akan tenggelam di tengah nyanyian banyak orang dan banyak burung.

Dengan cara yang sama, jika menunggu keadaan betul-betul pulih baru berbagi Cahaya, para sahabat akan disebut pahlawan kesiangan. Undangannya kemudian, tidak perlu menunggu semua jadi jelas dan terang, mari memulai langkah untuk membimbing masyarakat agar bangkit kembali. Berikut sejumlah bahan renungan.

  1. Segera kalahkan ketakutan menggunakan keyakinan
  2. Dibekali doa, bikin keyakinan terus membesar, bikin ketakutan agar terus mengecil
  3. Jumpai ketakutan seperti layang-layang menjumpai angin menerjang. Mirip peselancar menjumpai gelombang
  4. Selalu bisikkan ke dalam diri berkali-kali setiap hari: “Saya adalah rasa syukur yang sangat dalam”
  5. Untuk diendapkan dalam-dalam, rasa syukur jauh besar dan lebih agung dari rasa takut mana pun
  6. Praktisnya, lihat hal-hal yang layak disyukuri di balik krisis besar ini
  7. Dari kesadaran akan kesehatan, dekat dengan keluarga, sampai tubuh yang banyak istirahat
  8. Dari karbon dioksida yang menurun drastis, sampai lubang ozon yang membaik
  9. Sekarang gunakan keyakinan untuk berbagi Cahaya harapan pada banyak orang
  10. Berhenti menonton dan menyebarkan berita menakutkan
  11. Bagikan sebanyak-banyaknya berita yang membangkitkan keyakinan dan harapan

Melalui pendekatan ini, Anda sedang menjadi pahlawan spiritual. Tidak perlu dihormati dan dikagumi. Apa lagi berharap agar dapat kekuasaan dan keuangan. Lupakan. Sambil ingat, ketulusan adalah energi penyeimbang (balancing energy) yang membuat alam sekitar jadi jauh lebih harum dan wangi

Penulis: Guruji Gede Prama
Photo by Grant Ritchie on Unsplash

Tentang Penulis

Gede Prama

Gede Prama memulai perjalanan spiritual dengan berdialog bersama Guru simbolik di sebuah desa di Bali Utara. Ini kemudian diperkaya dengan sekolah ke luar negeri, perjumpaan dengan Guru spiritual dunia seperti YM Dalai Lama, YA Thich Nhat Hanh serta Profesor Karen Armstrong, serta olah meditasi yang panjang.

Kendati pernah memimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, terbang ke beberapa negara untuk tujuan mengajar, tapi semua itu ditinggalkan karena dipanggil oleh bom Bali di tahun 2002. Sejak beberapa tahun lalu beliau bahkan tidak pernah meninggalkan Bali, sekali-sekali saja keluar dari keheningan hutan untuk mengajar di tempat-tempat suci di Bali.

Silahkan Berkomentar

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.