Kesembuhan

Renungan spiritual menjelang Waisak (bag 4)

Ditulis oleh Gede Prama

Di setiap agama ada jiwa-jiwa mengagumkan. Dg pelajaran yg juga mengagumkan. Sekali lagi di setiap agama!

Salah satu Guru super fenomenal di agama Buddha adalah YMA Lama Padmasambawa. Tidak terlahir dari rahim manusia, serta tidak pernah terdengar wafat.

Beliau ditemukan oleh seorang raja di atas bunga lotus. Makanya salah satu nama beliau adalah The lotus born. Ia yg lahir dari bunga lotus.

Saat tugasnya selesai di atap bumi Tibet, beliau meninggalkan Tibet dg mengendarai cahaya matahari ke arah Barat.

Dan diantara keduanya, ada sejumlah kejadian fenomenal. Pertama, tiga kali dibakar orang, ketiganya api yg membakar berubah jadi lotus yg mekar.

Kedua, setelah semua Guru India tidak berhasil membangun tempat suci di Tibet karena dirobohkan alam gelap, datang Guru Rinpoche. Salah satu sebutan beliau.

Dan alam penggoda tidak diajak perang, tapi diangkat naik menjadi kekuatan penjaga. Sehingga tempat sucinya berhasil dibangun.

Ketiga di zaman kita – karena kejadiannya di abad 9 – jarang-jarang terdengar ada Guru yg tidak pernah wafat. Apa lagi hilang mengendarai cahaya matahari.

Pertanyaannya kemudian, apa ajaran suci yg dibagikan? Kenapa keajaiban seperti itu bisa terjadi? Apakah mungkin itu diulangi di zaman ini?

Soal ajaran suci, terang sekali, Beliau adalah seorang praktisi Tantra tingkat tinggi. Tidak saja terlihat dari memiliki sejumlah istri, tapi juga bisa mengolah racun menjadi obat.

Sebuah ciri khas ajaran suci Tantra. Racunnya diolah menjadi obat. Catatannya, tidak semua orang boleh memasuki gerbang Tantra.

Hanya ia yg memiliki karma baik yg berlimpah, serta hubungan karma yg sangat kuat dg Guru Tantra yg boleh memasuki gerbang berbahaya ini.

Keajaiban seperti ini terjadi karena ada perpaduan langka: “Gurunya sejati, muridnya juga sejati”. Sekali lagi sebuah perpaduan yg super langka.

Raja Tibet ketika itu bhaktinya sangat mengagumkan, bahkan permaisurinya Yeshe Sogyal dipersembahkan pada Guru rinpoche.

Di Butan juga serupa. Nama permaisuri beliau adalah Mandarawa. Soal apakah keajaiban seperti ini bisa diulangi zaman ini, kembali pada ada tidaknya Guru sejati.

Serta ada tidaknya murid dg bhakti yg juga sejati. Jika Gurunya sejati tapi muridnya tidak sejati, itu sangat membahayakan. Muridnya bisa sangat terbakar.

Dalam kadar yg lebih kecil, keluarga Compassion juga berkali-kali “dibakar” orang. Tidak elok menceritakan kejadian buruk di ruang publik.

Tidak elok! Yg jelas, setiap kali dibakar kami bisa keluar secara sopan dan elegan. Kemudian di waktu berikutnya kami tumbuh lebih dewasa.

Perisai pelindungnya sederhana, memadukan kesadaran dan kesabaran. Tentu saja dibimbing bhakti mendalam kepada Guru. Dari Guru hidup, Guru buku suci, Guru simbolik, sampai Guru rahasia.

Semoga semua mahluk berbahagia. Semoga semua mahluk berbahagia.
Semoga semua mahluk berbahagia. Semoga semua mahluk berbahagia.

Photo courtesy: Pexels

Tentang Penulis

Gede Prama

Gede Prama memulai perjalanan spiritual dengan berdialog bersama Guru simbolik di sebuah desa di Bali Utara. Ini kemudian diperkaya dengan sekolah ke luar negeri, perjumpaan dengan Guru spiritual dunia seperti YM Dalai Lama, YA Thich Nhat Hanh serta Profesor Karen Armstrong, serta olah meditasi yang panjang.

Kendati pernah memimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, terbang ke beberapa negara untuk tujuan mengajar, tapi semua itu ditinggalkan karena dipanggil oleh bom Bali di tahun 2002. Sejak beberapa tahun lalu beliau bahkan tidak pernah meninggalkan Bali, sekali-sekali saja keluar dari keheningan hutan untuk mengajar di tempat-tempat suci di Bali.

Silahkan Berkomentar

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.