Kesembuhan

Mata yang penuh dengan Cahaya…

Ditulis oleh Gede Prama

Mata bukan hanya jendela jiwa, tetapi juga sebuah vibrasi yang dapat menarik vibrasi lainnya. Orang-orang yang penuh amarah dan kebencian, matanya penuh dengan kegelapan. Itu tidak hanya tidak sehat bagi tubuh, tetapi juga menarik datangnya banyak hal-hal yang tidak sehat. Akibatnya, kehidupan tumbuh dari kegelapan yang satu ke kegelapan lainnya. Mata yang bercahaya itu terlihat berbeda. Dibimbing oleh ketulusan untuk memaafkan, menerima dan mencintai, mata ini tidak hanya terus menyembuhkan tubuh, tetapi ia juga dapat menyembuhkan lingkungan sekitarnya.

Akibatnya, kehidupan bertumbuh dari satu alam cahaya menuju ke alam cahaya lainnya. Kesehatan, kebahagiaan, dan kedamaian adalah sesuatu yang didapat secara alami dan mudah. ​​Terkadang masalah dan penyakit masih mengunjungi kehidupan, tetapi mereka datang untuk memberikan pelajaran bukan hukuman. Masalah kehidupan datang untuk memberi tahu orang-orang tentang batas kemampuan diri seseorang, atau jalan-jalan yang harus dihindari. Penyakit tidak hanya membawa pelajaran penting bagi tubuh, tetapi juga membawa bimbingan bagi pikiran dan jiwa kita. Terutama ketika Anda membaca pesan spiritual di balik penyakit. Untuk memperkaya perjalanan spiritual Anda, sekarang mari selami lebih dalam, apa makna yang tersembunyi di balik mata yang bercahaya.  Merefleksikan cahaya batin di dalam…

Mata yang bercahaya sering kali digambarkan sebagai jendela jiwa, yang mencerminkan batin yang telah tercerahkan yang dapat memikat dan menginspirasi orang lain. Metafora ini menunjukkan tingkat Cahaya yang melampaui penampilan fisik, melambangkan kejernihan, vitalitas, dan hubungan yang penuh cinta kasih dengan orang-orang disekitarnya. Mata yang penuh cahaya dapat membangkitkan rasa takjub dan hangat, menarik orang lain dengan energinya yang cemerlang.

Mata seperti itu sering kali menandakan antusiasme dan semangat hidup dari seseorang. Mata itu berkilau dengan rasa ingin tahu dan keinginan untuk menjelajahi hal-hal yang tidak diketahuinya. Cahaya ini dapat terlihat pada saat-saat bahagia, bergembira, dan penuh harapan, ketika emosi dirasakan secara mendalam dan diekspresikan dengan jelas. Seolah-olah mata itu sendiri menyala dari dalam, bersinar terang dengan api semangat di dalam diri seseorang dengan intensitas emosi mereka di dalam.

Cermin kebijaksanaan dan wawasan yang luas…

Sebagai penjelasan lebih lanjut, mata yang penuh cahaya sering dikaitkan dengan kebijaksanaan dan wawasan yang luas. Mata itu tampaknya memiliki pemahaman yang dapat melampaui setiap permukaan yang dangkal, memahami kebenaran dari setiap keberadaan secara lebih mendalam.  Hal ini dapat menciptakan rasa percaya diri dan keyakinan bagi mereka yang menatapnya, merasa bahwa mereka dilihat dan dipahami secara mendalam.

Dalam sastra dan seni, motif mata yang penuh cahaya sering kali menyampaikan tema harapan dan inspirasi. Tokoh dengan mata seperti itu dapat digambarkan sebagai mercusuar harapan, yang dapat membimbing orang lain untuk melewati masa-masa sulit dengan Cahaya hati mereka yang tak tergoyahkan. Hal ini memperkuat gagasan bahwa keindahan dan kekuatan sejati berasal dari dalam, dan dapat menerangi semua orang dan semua mahluk yang ada di sekitar mereka.

Langkah-langkah praktisnya…

Untuk membuat mata Anda bermandikan Cahaya dan dapat membuat tubuh, pikiran, dan jiwa batin Anda menjadi sehat, sekaligus berbagi Cahaya ke lingkungan sekitar, berikut adalah beberapa langkah yang dapat diikuti.

1. Ucapkan selamat tinggal pada pikiran dualistik yang suka menghakimi. Latihlah diri agar memiliki pikiran yang mengalir. Ingat, lumpur hari ini dapat menjadi teratai yang indah di hari yang lain. Musuh hari ini dapat berubah menjadi teman akrab di hari yang lain.

2. Lihatlah jauh ke dalam penderitaan orang-orang yang telah menyakiti Anda. Penderitaan yang membakar itulah yang membuat mereka menyakiti Anda.  Akibatnya, hati dan pikiran Anda tidak didominasi oleh amarah, melainkan oleh rasa welas asih.

3. Jika ingin bertumbuh lebih dalam, lihatlah segala sesuatu secara apa adanya. Tidak perlu marah kepada api karena sifatnya yang panas. Tidak perlu terganggu oleh orang-orang yang suka iri hati. Karena sifat alami api adalah panas, dan sifat alami dari orang-orang yang kurang berpendidikan menyebabkan mereka dapat dengan mudah memiliki sifat iri hati.

Bagi mereka yang serius dalam menerapkan langkah-langkah ini, suatu hari jangan kaget ketika ada orang yang melihat “Cahaya” di mata Anda. Ia terlihat seperti mata bulan. Bulan terlihat indah karena ia tidak mencuri sang malam, kehadirannya memperindah sang malam.

Foto milik: Akun Fb Best Funny VIDS
Pusat meditasi Shambala: bellofpeace.org, belkedamaian.org
#bali #love #peace #meditation #healing #healingjourney #harmoni #gurujigedeprama

Tentang Penulis

Gede Prama

Guruji Gede Prama memulai perjalanan spiritual dengan berdialog bersama Guru simbolik di sebuah desa di Bali Utara. Ini kemudian diperkaya dengan sekolah ke luar negeri, perjumpaan dengan Guru spiritual dunia seperti YM Dalai Lama, YA Thich Nhat Hanh serta Profesor Karen Armstrong, serta olah meditasi yang panjang.

Kendati pernah memimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, terbang ke beberapa negara untuk tujuan mengajar, tapi semua itu ditinggalkan karena dipanggil oleh bom Bali di tahun 2002. Sejak beberapa tahun lalu beliau bahkan tidak pernah meninggalkan Bali, sekali-sekali saja keluar dari keheningan hutan untuk mengajar di tempat-tempat suci di Bali.

Detil dan kontak di https://www.gedeprama.com/

Silahkan Berkomentar

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.